Friday, August 11, 2017

Inspiring Story of Martha Christina Tiahahu

Martha Christina Tiahahu

So guys, ada yang tau ga siapa itu Martha Christina Tiahahu? 

Yapp.. Betul sekali!!



Christina Martha Tiahahu adalah seorang pahlawan nasional, putri pemimpin dan pejuang rakyat Maluku, Kapitan Paulus Tiahahu. Beliau adalah seorang gadis dari Desa Abubu di Pulau Nusalaut. Lahir sekitar tahun 1800 dan pada waktu mengangkat senjata melawan penjajah Belanda Beliau masih berumur 17 tahun lohh. Ayahnya adalah Kapitan Paulus Tiahahu, seorang kapitan dari negeri Abubu yang juga pembantu Thomas Matulessy dalam perang Pattimura tahun 1817 melawan Belanda. Martha Christina Tiahahu lahir di Nusa Laut, Maluku, 4 Januari 1800 – meninggal di Laut Banda, Maluku, 2 Januari 1818 pada umur 17 tahun. Beliau adalah sosok perempuan pemberani seperti halnya Cut Nyak Dien, dan Cut Mutia yang gigih melawan Belanda hingga rela mengorbankan nyawanya.

Martha Christina tercatat sebagai seorang pejuang kemerdekaan yang unik, yaitu seorang puteri remaja yang langsung terjun dalam medan pertempuran melawan tentara kolonial Belanda dalam perang Pattimura tahun 1817. Di kalangan para pejuang dan masyarakat sampai di kalangan musuh, ia dikenal sebagai gadis pemberani dan konsekwen terhadap cita-cita perjuangannya.

Sejak awal perjuangan, Beliau selalu ikut mengambil bagian dan pantang mundur. Beliau juga selalu mendampingi ayahnya dalam setiap pertempuran baik di Pulau Nusalaut maupun di Pulau Saparua. Siang dan malam ia selalu hadir dan ikut dalam pembuatan kubu-kubu pertahanan. Ia bukan saja mengangkat senjata, tetapi juga memberi semangat kepada kaum wanita di negeri-negeri agar ikut membantu kaum pria di setiap medan pertempuran sehingga Belanda kewalahan menghadapi kaum wanita yang ikut berjuang.

Sampailah suatu hari ketika Christina dan ayahnya akhirnya dapat ditangkap Belanda. Paulus Tiahahu dijatuhi hukuman matidengan di tembak di hadapan rakyat Nusa Laut. Christina dibebaskan karena masih belum cukup umur, dan ia menyaksikan ayahnya ditembak mati oleh Belanda. Ia dengan tegar menyaksikan eksekusi ayahnya, namun di dalam hatinya terselip amarah dan rasa ingin membalas dendam.

Setelah dibebaskan dari hukuman, Christina bangkit lagi untuk mengadakan perlawanan terhadap Belanda. Namun ia bersama 39 pejuang lainnya berhasil di tangkap Belanda kemudian di buang ke Pulau Jawa. Ia diberangkatkan ke Pulau Jawa dengan kapal Evertzen. Di atas kapal, Christina jatuh sakit, namun karena menolak di beri obat oleh Belanda ia akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan. Jenazahnya secara diam-diam diturunkan ke Laut Banda pada tanggal 2 Januari 1818 oleh Perwira Angkatan Laut Belanda yang secara diam-diam bersimpati terhadap perjuangannya.
Menghargai jasa dan pengorbanan, maka Martha Christina dikukuhkan sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional oleh Pemerintah Republik Indonesia.


Setelah membaca dan mendengar kisah beliau, saya merasa terinspirasi dan dapat mengambil pelajaran atau hikmah dari kisah hidup beliau seperti, saya akan gigih memperjuangkan keadilan dan kemanusiaan serta meningkatkan rasa nasionalisme pada masa sekarang, dan menjadi sosok perempuan yang lebih tegar jika ditinggalkan oleh orang tersayang dan bisa bangkit kembali dari kesedihan tersebut, seperti Martha Christina saat  melihat langsung ayahnya yang dieksekusi. 

Jadi inilah salah satu pahlawan nasional yang paling menginspirasi saya. Dengan umurnya yang masih terbilang muda, Beliau tidak takut untuk mengorbankan nyawanya demi memperoleh keadilan dan memperjuangkan cita-citanya.


>>keepreading<<
XOXO!!
*Salam FarVin

No comments:

Post a Comment

Pengalaman Test Food Pertama Kali

Hallo guyss... So kali ini gue mau berbagi pengalaman test food pertama kali, dimana gue yang bener bener awam bgt haha. Jadi buat kalian ya...